Review Artikel: Telaah Metode Pengujian Aktivitas Antioksidan pada Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze)

Aryanti, Risma (2021) Review Artikel: Telaah Metode Pengujian Aktivitas Antioksidan pada Teh Hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze). Sarjana thesis, Universitas Garut.

[thumbnail of Cover Abstrak.pdf] Text
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version

Download (650kB)
[thumbnail of BAB I Pendahuluan.pdf] Text
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version

Download (427kB)
[thumbnail of BAB II Metodologi.pdf] Text
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (244kB)
[thumbnail of BAB III Ulasan Pustaka.pdf] Text
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (570kB)
[thumbnail of BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf] Text
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (231kB)
[thumbnail of BAB V Simpulan.pdf] Text
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only

Download (230kB)
[thumbnail of Bagian Akhir.pdf] Text
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version

Download (598kB)

Abstract

Teh hijau (Camellia sinensis (L.) Kuntze) merupakan salah satu minuman herbal terpopuler yang memiliki banyak khasiat bagi tubuh manusia, salah satunya sebagai antioksidan. Katekin dari golongan flavonoid (polifenol) diketahui menentukan sifat antioksidan pada teh hijau. Telah banyak penelitian yang dilakukan sebelumnya tentang pengukuran aktivitas antioksidan pada teh hijau dengan menggunakan berbagai metode pengujian, oleh karena itu diperlukan perbandingan metode pengujian aktivitas antioksidan untuk menentukan metode mana yang lebih baik berdasarkan mekanisme kerjanya. Metode pengujian yang diulas diantaranya adalah DPPH (1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl), ABTS, FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power), CUPRAC (Cupric Reducing Antioxidant Capacity), dan ORAC (Oxygen Radical Absorbance Capacity). Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi pada teh hijau, terlepas dari faktor yang mempengaruhinya, diperoleh menggunakan metode ABTS yang dinyatakan dalam Trolox Equivalent, yaitu sebesar 3210 µmol TE/g dengan total fenol sebesar 240,73 mg GAE/g. Mekanisme kerja metode ini berdasarkan transfer atom hidrogen (HAT based) serta berdasarkan transfer elektron (ET based).

Item Type: Thesis (Sarjana)
Uncontrolled Keywords: teh hijau, pengujian aktivitas antioksidan, DPPH, ABTS, FRAP, CUPRAC, ORAC
Subjects: Kimia Bahan Alam > Antioksidan
Kimia Bahan Alam > Teh Hijau
Divisions: Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi
Depositing User: S.S.I. Suci Nur Ramadhianti
Date Deposited: 12 May 2026 08:16
Last Modified: 12 May 2026 08:16
URI: https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1375

Actions (login required)

View Item
View Item