Melis, Melis (2022) Pengaruh Perbedaan Pelarut terhadap Aktivitas Antioksidan pada Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dengan Menggunakan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-picrylhyrazyl). Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (648kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (317kB)
BAB II Metodologi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (313kB)
BAB III Ulasan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (454kB)
BAB IV Prospek dan Rekomendasi.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
BAB V Simpulan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (206kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (360kB)
Abstract
Buah naga merah (Hylocereus polyrhizus) merupakan tanaman yang termasuk kedalam family Cactaceae yang berasal dari beberapa Negara diantaranya Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Buah naga merah memiliki kandungan senyawa yang dapat dijadikan sebagai obat. Selain pada bagian buahnya kulit buah naga merah juga berkhasiat sebagai antioksidan. Antioksidan merupakan senyawa yang digunakan untuk menghambat terjadinya rekasi oksidasi yang disebabkan oleh radikal bebas, sehingga memicu timbulnya penyakit oleh karena itu diperlukan antioksidan untuk menstabilkan radikal bebas dengan cara melengkapi kekurangan elektron yang dimiliki oleh radikal bebas. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mereview penelitian mengenai perbandingan pelarut ekstraksi pada potensi aktivitas antioksidan dan senyawa aktif yang memiliki aktivitas antioksidan dari kulit buah naga merah. Metode review artikel yang digunakan adalah metode studi literatur secara online dengan pengumpulan data dari penelitian yang terpublikasi. Penelusuran dan pengumpulan pustaka dihasilakan dari berbagai mesin pencarian seperti Google scholar, Science direct, Garuda dan beberapa website lain dengan menggunakan berbagai keyword. Berdasarkan studi literatur dismpulkan bahwa pelarut etanol 80% untuk ekstraksi memberikan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 0,0314 ppm. Senyawa yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antioksidan pada kulit buah naga merah antara lain adalah antosianin dan betalain.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antioksidan, kulit buah naga merah, DPPH |
| Subjects: | Kimia Bahan Alam > Antioksidan Kimia Bahan Alam > Metode DPPH |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 10 Jun 2026 03:20 |
| Last Modified: | 10 Jun 2026 03:20 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1484 |
