Safitri, Syf Mitalia (2019) Evaluasi Aktivitas Antidepresi Ekstrak Etanol Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) dan dalam Kombinasi Amitriptilin pada Mencit Swiss Webster Jantan dengan Metode Tail Suspension Test dan Forced Swimming Test. Sarjana thesis, Universitas Garut.
COVER ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Download (649kB)
PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Download (203kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (519kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (234kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (618kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAGIAN AKHIR.pdf - Submitted Version
Download (541kB)
Abstract
Depresi adalah gangguan emosional atau jiwa yang terjadi akibat adanya gangguan neutransmiter di otak. Penggunaan antidepresi dalam kurun waktu lama bisa menyebabkan berbagai efek samping. Salah satu antidepresi yaitu amitriptilin yang merupakan antidepresi golongan trisiklik yang memiliki efek samping seperti obstipasi, mulut kering, dan hipotensi ortostatis. Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) memiliki aktivitas sebagai antidepresi karena diduga mengandung metabolit sekunder berupa alkaloid yang bekerja dengan meningkatkan serotonin di otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam) dalam kombinasi dengan amitriptilin. Pada penelitian ini digunakan metode tail suspension test dan metode forced swimming test. 35 ekor hewan uji dikelompokkan menjadi tujuh kelompok yang terdiri dari kontrol normal, kontrol negatif, kontrol amitriptilin 25 mg/kgBB, kontrol ekstrak etanol daun kelor 200 mg/kgBB, kombinasi ekstrak : amitriptilin dengan perbandingan 1/2:1; 1:1; 2:1. Hewan uji digantung selama 10 hari, tiap satu hari digantung selama 3 menit, kemudian pada hari ke-11 dilanjutkan dengan metode forced swimming test selama 15 menit dan diamati penurunan immobility time tiap 5 menit. Hasil penelitian didapatkan % inhibisi tertinggi ditunjukkan pada kombinasi dengan perbandingan 2:1 dengan % inhibisi sebesar 71,59%. Parameter keberhasilan uji adalah adanya penurunan waktu imobilitas pada hewan percobaan yang berbeda bermakna terhadap kelompok kontrol negatif, efek terbaik ditunjukkan pada kombinasi dengan perbandingan 2:1 berupa waktu imobilitas paling kecil yang berbeda bermakna secara statistik terhadap kelompok kontrol negatif (p<0,05).
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antidepresi, daun kelor, amitriptilin |
| Subjects: | Farmakologi > Antidepresan Farmakologi > Ekstrak Etanol Farmakologi > Metode Forced Swimming Test |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Nenden Sri Aprianti |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 06:31 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 06:31 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1077 |
