Nurhatipah, Imas (2020) Uji Aktivitas Stimulansia Seduhan Teh Kejek (Camelia sinesis (L.) Kuntze) Tradisional Garut pada Mencit Putih dengan Metode Ketahanan Renang. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (544kB)
BAB I Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (233kB)
BAB II Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (480kB)
BAB III Metodologi Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (685kB)
Abstract
Teh hijau secara tradisional telah digunakan oleh masyarakat Tiongkok dan India untuk tujuan pengobatan sejak berabad-abad yang lalu sebagai stimulansia. Stimulansia merupakan suatu zat yang dapat merangsang sistem saraf pusat yang dapat mempercepat proses-proses dalam tubuh, dapat meningkatkan kemampuan fisik dan mental, meningkatkan konsentrasi, dapat membuat seseorang lebih siaga serta dapat meminimalisasi kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas stimulansia dari seduhan teh hijau dengan konsentrasi tertentu terhadap aktivitas pada mencit putih galur Swiss Webster yang diinduksi secara oral dilakukan dengan metode uji ketahanan renang pada mencit yang dilakukan setelah 30 menit pemberian sediaan. Uji ketahanan berenang dilakukan pada 25 mencit putih galur Swiss Webster dengan bobot 20-30 gram dan dibagi menjadi 5 kelompok. Mencit diberi beban seberat 2 gram pada ekornya kemudian dimasukan ke dalam bak yang berisis air. Data yang diperoleh dianalisis degan menggunakan uji Anova satu arah (one way ANOVA). Hasil penelitian didapatkan durasi rata-rata ketahanan berenang dari pemberian seduhan teh kejek pada kelompok dosis I dengan konsentrasi 2gram/100 mL yaitu sebesar 544 detik, kelompok dosis II dengan konsentrasi 4 gram/100 mL yaitu sebesar 617 detik dan kelompok dosis III dengan konsentrasi 6 gram/100 mL yaitu sebesar 650,6 detik. Dari pengujian tersebut yang memiliki aktivitas stimulansi yang paling tinggi yaitu pada konsentrasi 6 gram/100mL sebesar 650,6 detik. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dosis maka semakin lama mencit bertahan dipermukaan air.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | teh hijau, stimulansia, mencit, ketahanan berenang |
| Subjects: | Farmakologi > Metode Ketahanan Berenang Farmakologi > Stimulansia |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 03:06 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 03:06 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1117 |
