Astuti, Widia (2019) Aktivitas Antiinflamasi Fraksi N-Heksan dan Fraksi Air Akar Pakis Tangkur (polypodium feei METT) terhadap Edema Tepak Kaki Tikus Putih Jantan Galur Wistar. Sarjana thesis, Universitas Garut.
COVER ABSTRAK.pdf - Submitted Version
Download (482kB)
PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version
Download (242kB)
BAB I.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
BAB II.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
BAB III.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (236kB)
BAB IV.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (395kB)
BAB V.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (623kB)
BAB VI.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (235kB)
BAGIAN AKHIR.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Akar pakis tangkur (Polypodium feei MEET) merupakan tumbuhan yang memiliki aktivitas farmakologi sebagai analgesik, antiinflamasi dan antihiperuresemia. yang secara empiris akarnya digunakan untuk mengobati nyeri, rematik, asam urat, memper lancar buang air kecil dan afrodisiaka. Pada penelitian ini telah dilakukan pengujian aktivitas antiinflamasi fraksi n-heksan dan fraksi air yang diinduksi dengan suspensi lambda karagenan 1% b/v dalam NaCl 0,9% yang disuntikkan pada telapak kaki tikus secara intraplantar. Pengujian ini dilakukan dengan metode pembentukkan radang. Perlakuan dilakukan terhadap lima kelompok yaitu kelompok kontrol positif yang diberi tragakan 1%, kelompok pembanding diberi natrium diklofenak dengan dosis 50 mg/70KgBB, dan tiga kelompok uji diberi sediaan fraksi n-heksan dan fraksi air dengan dosis 50, 100, dan 200 mg/kgBB. Volume radang kaki tikus diukur menggunakan alat pletismometer setiap 30 menit selama 6 jam berturut-turut dan pada waktu 24 jam. Data yang diperoleh di analisis secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji lanjut Mann-Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi n-heksan dan fraksi air akar pakis tangkur dosis 50, 100 dan 200 mg/KgBB memiliki efek antiinflamasi yaitu berbeda bermakna terhadap kontrol positif (P<0,05). Dosis efektif fraksi n-heksan sebagai antiinflamasi yaitu dosis 50 mg/KgBB dengan persen inhibisi sebesar 68% dan pada fraksi air dosis efektif menujukan dosis 50 mg/KgBB dengan persen inhibisi sebesar 64%.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antiinflamasi, lambda karagenan, polypodium feei METT |
| Subjects: | Farmakologi > Antiinflamasi |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Nenden Sri Aprianti |
| Date Deposited: | 30 Mar 2026 07:31 |
| Last Modified: | 30 Mar 2026 07:31 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/1172 |
