Novia, Nova (2019) Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol Biji Pepaya (Carica papaya L) Terhadap Mencit Putih Jantan Galur Swiss Webster Diabetes Aloksan. Sarjana thesis, Universitas Garut.
Cover Abstrak.pdf - Submitted Version
Download (597kB)
Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Download (234kB)
BAB I Tinjauan Pustaka.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
BAB II Metode Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
BAB III Alat dan Bahan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
BAB IV Penelitian.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (255kB)
BAB V Hasil Penelitian dan Pembahasan.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (426kB)
BAB VI Simpulan dan Saran.pdf - Submitted Version
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
Bagian Akhir.pdf - Submitted Version
Download (1MB)
Abstract
Pengobatan secara tradisional dengan memanfaatkan bahan alam telah diakui masyarakat lebih aman dari pada menggunakan obat-obat sintetik yang memiliki efek samping. Salah satu tanaman yang digunakan secara empiris dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah Biji Pepaya (Carica papaya L). Telah dilakukan pengujian aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji pepaya (Carica papaya L) secara oral pada mencit putih jantan galur Swiss Webster yang diinduksi dengan aloksan dalam NaCl 0,9% yang disuntikkan secara intraperitonial. Pengujian ini dilakukan dengan metode POCT (Point Of Care Testing). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes ekstrak etanol biji pepaya pada mencit putih jantan galur Swiss Webster. Perlakuan dilakukan terhadap 6 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif diberi air suling, kelompok kontrol positif diberi tragakan 1%, kelompok pembanding diberi glibenklamid dengan dosis 5 mg/70KgBB, dan tiga kelompok uji diberi ekstrak etanol biji pepaya dosis 100, 200 dan 400 mg/KgBB. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak etanol biji pepaya dosis 100, 200 dan 400 mg/KgBB yang diinduksi aloksan dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit pada hari ke 1, 7 dan 14 berbeda bermakna terhadap kontrol positif (p<0,05). Ekstrak etanol biji pepaya dosis 200 mg/KgBB adalah dosis yang paling baik karena menurunkan kadar glukosa darah mendekati normoglikemia/kadar gula normal dengan persentase penurunan 51,67% pada hari ke 14.
| Item Type: | Thesis (Sarjana) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | antidiabetes, biji pepaya, aloksan, POCT |
| Subjects: | Farmakologi > Antidiabetes |
| Divisions: | Fakultas Matematika dan IPA > S1 Farmasi |
| Depositing User: | S.S.I. Suci Nur Ramadhianti |
| Date Deposited: | 12 Jan 2026 07:46 |
| Last Modified: | 12 Jan 2026 07:46 |
| URI: | https://eprints.fmipauniga.ac.id/id/eprint/936 |
